Provinsi Riau mengalami kenaikan paling mahal dari seluruh daerah di Indonesia, yakni 10 persen.
Bulan lalu PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax, kali ini Pertamina menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sebesar Rp 200.
Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, menyebutkan, penyesuaian harga BBM jenis Pertalite merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus bergerak. Adapun kenaikan tersebut berlaku sejak tanggal 24 Maret 2018 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seluruh Indonesia.
"Yang naik Pertalite sejak sabtu 24 Maret 2018 kemarin. Penyebabnya harga minyak mentah yang terus naik," ujar Adiatma kepada Kompas.com, Minggu (25/3/2018).
Masyarakat yang kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM). Ironisnya kenaikan harga ini, Provinsi Riau mengalami kenaikan paling mahal dari seluruh daerah di Indonesia, yakni 10 persen.
"Saya terkejut, kok tiba-tiba BBM ini naik. Pemerintah mau membunuh masyarakat. Kenapa tidak sekalian Rp 100 ribu per liter saja, supaya jelas makin sengsara masyarakat. Mungkin ini yang membuat pemerintah senang," kata Efendi, sseperti dikutip dari tribunnews.com pada hari Minggu (25/3/2018) di SPBU Srikandi, Pekanbaru.

0 komentar